HUBUNGAN ANTARA SUHU, SALINITAS DAN TEKANAN Part IV
Setelah sebelumnya membahas profil salinitas air laut secara vertikal, sekarang mari kita tambah ilmu pengetahuan kita mengenai profil salinitas secara horizontal atau profil variasi salinitas dari permukaan air laut di dunia.
·Salinitas Secara Horizontal
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa salinitas merupakan jumlah dari kadar garam-garaman dalam gram yang terlarut dalam satu kilogram air laut. Tiga sumber utama dari garam-garam ini yaitu dari pelapukan batuan, gas-gas vulkanik, dan sirkulasi lubang hydrotermal. Satuan salinitas dinyatakan dengan ppm (‰) atau ppt, ada juga satuan PSU (Practical Salinity Unit).
Sekarang mari kita amati gambar berikut :
Gambar 6. Profil Salinitas Permukaan Air Laut Dunia
Dari gambar di atas, mari kita analisis mulai dari wilayah kutub. Di wilayah kutub utara salinitas bernilai rendah, yaitu di bawah 30 ppt, sedangkan di wilayah kutub selatan meskipun salinitas juga bernilai rendah, namun tidak serendah di kutub utara. Di kutub selatan, salinitas masih berada pada nilai di atas 30 ppt. Hal ini dikarenakan fakta yang unik dari perbedaan kedua kutub ini. Kutub utara ternyata lebih panas dari suhu di kutub selatan. Selain itu juga, kutub utara merupakan sebuah samudera yang membeku sehingga dengan didukung oleh suhu yang lebih panas, maka es di kutub utara lebih mudah mencair dibandingkan dengan kutub selatan yang merupakan sebuah benua tertutup es dengan suhu yang lebih dingin. Oleh karena es yang mudah mencair itulah, maka salinitas air laut di kutub utara sangat rendah, sedangkan di kutub selatan tidak lebih rendah dari kutub utara. Ada fakta yang sangat unik lagi, bahwa ternyata di benua Antartika, kutub selatan ini tidak pernah terjadi hujan selama berjuta-juta tahun yang lalu. Tentu saja dengan tingkat presipitasi yang sangat rendah inilah, salinitas di kutub selatan tidak serendah kutub utara.
Beralih pada wilayah subtropis 23,5o - 40oLU atau 23,5o - 40oLS. Salinitas di wilayah ini pada umumnya bernilai sekitar 35 ppt. Hal ini dikarenakan cukup banyaknya intensitas penyinaran matahari sehingga terjadi penguapan yang cukup tinggi. Pada wilayah equator (garis khatulistiwa) seperti Indonesia, meskipun penguapan sangat tinggi akibat penyinaran matahari yang optimal, namun salinitas bernilai cukup rendah karena intensitas dari presipitasi juga sangat tinggi sehingga banyak air tawar dari sungai yang mengalir ke laut dan bercampur, membuat kadar garam menurun.
Salinitas rendah juga terdapat pada wilayah yang banyak memiliki aliran-alliran sungai seperti Amazon, Congo, dan Ganges. Terdapat perbedaan nilai salinitas yang sangat mencolok pada wilayah Laut Baltic dengan Mediterania. Di wilayah Baltic, salinitas sangat rendah di bawah 18 ppt, sedangkan di Mediterania salinitas mencapai nilai di atas 37 ppt. Hal ini dikarenakan terjadi banyak penguapan di wilayah Mediterania. Selain itu juga di wilayah Mediterania terdapat Sill Gibraltar yang menghalangi air laut Mediterania untuk mengalir ke samudera Atlantik sehingga kadar garam dari Mediterania terhalang oleh Sill tersebut dan menjadikan salinitas Mediterania sangat tinggi. Sedangkan, yang terjadi di Laut Baltic adalah banyaknya aliran sungai, kurangnya penguapan, dan adanya pencairan es karena ternyata setiap tahunnya dalam jangka yang cukup panjang (musim dingin), Laut Baltic ini ditutupi oleh es.
Gambar 7. Sill Gibraltar yang Menghalangi Air Laut Mediterania
Variasi salinitas di berbagai wilayah dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti penguapan, curah hujan, aliran sungai, sirkulasi air, dan pencairan es. Untuk menambah wawasan juga bahwa di daerah estuarin terdapat dinamika salinitas yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan adanya pasang surut air laut dan curah hujan yang membawa air tawar. Ketika musim hujan, maka semakin banyak air tawar yang menuju laut sehingga salinitas estuarin akan menurun drastis, sebaliknya jika musim kemarau datang sekaligus bersamaan dengan naiknya pasang air laut maka salinitas di estuarin akan meningkat drastis karena semakin banyak kadar garam yang di bawa oleh air laut tersebut.
Selanjutnya ada topik yang tidak kalah seru untuk dipelajari, yaitu mengenai profil tekanan dalam air laut. PENASARAN ??? Silahkan kunjungi Blog teman saya -->http://ekauknow.blogspot.com/
Sampah-sampah yang terbawa arus banjir akibat parit meluap terlihat berserakan di jalanan. Seperti biasa, setelah hujan mereda dan banjir mengering, warga desa membersihkan jalan itu. Aku menyusuri jalan untuk mengambil sampah yang berserakan. Aku melihat sebuah majalah tergeletak di tengah jalan. Segera aku mengambil dan membukanya dengan hati-hati karena kertasnya basah. Lalu ku panggil Galang, sahabatku yang juga sedang memunguti sampah.
“Ini bukan sampah, lihat ini!” Aku menunjuk salah satu halaman dari majalah itu.
“Apa?” Perhatian Galang pun ikut tertuju pada majalah itu.
“Suatu hari pasti aku bisa sesukses orang ini” Aku tersenyum.
“Yasudah sekarang cepat bersihkan jalanan ini supaya tidak ada sampah yang menghalangi jalanmu menuju sukses seperti orang itu” Galang mulai memunguti sampah lagi.
Aku tersenyum mendengar perkataannya. Galang adalah sahabatku sejak SMA, kini kami sudah lulus dan sedang menunggu ujian masuk universitas negeri. Galang sangat pintar sehingga aku sering meminta untuk dapat belajar bersamanya.
Terdengar sayup-sayup suara adzan maghrib. Ayah, aku, dan Resti shalat maghrib berjamaah, mengaji bersama, dan shalat isya berjamaah. Setelah shalat isya, aku pergi ke kamar, Resti menonton TV dan Ayah menuju dapur untuk memasak makan malam kami. Ibu sudah meninggal dunia ketika melahirkan Resti.
Aku melihat majalah yang sengaja ku bawa pulang tadi di atas kasur. Aku mulai berpikir agar majalah ini bisa cepat kering dan dapat ku baca, lalu ku ingat kipas yang terbuat dari anyaman bilik tergantung di atas rak piring dapur dan segera saja ku ambil. Aku buka halaman yang berisi artikel itu dan mulai menggerakkan kipas di atasnya.
Setelah kering aku mulai membacanya, tertera judulnya dengan huruf yang cukup besar dan berwarna merah “RAHASIA SUKSES TIO WARDHANA”. Membaca namanya saja sudah membakar semangatku untuk menjadi seperti dia, maka aku lanjutkan membacanya. Aku bertekad mengikuti jejak Tio, ku baca dalam artikel itu dia mengenyam pendidikan hingga S2 di ITB maka aku pun bertekad untuk dapat kuliah disana.
Semenjak saat itu aku bersemangat sekali belajar di rumah Galang dan tetap membantu Ayah bekerja di kebun. Suatu sore, seperti biasa aku datang ke rumah Galang untuk belajar bersama.
“Galang, nanti kamu daftar ke universitas mana?” Aku bertanya sambil mengerjakan soal-soal latihan.
“Saya tidak akan melanjutkan pendidikan dan menjadi petani saja Zul” Galang berkata dengan lirih.
“Kenapa Galang? Kamu ini pintar pasti masuk ke universitas yang bagus” Aku kaget mendengar perkataan Galang.
“Keluarga saya tidak bisa membiayai saya kuliah”
“Kita bisa mencari beasiswa” Aku mencobameyakinkannya namun tidak berhasil karena Galang hanya diam saja.
Aku benar-benar miris membayangkan negeri ini yang kaya di mata orang ternyata miskin. Bayangkan saja Galang yang mempunyai kelebihan dalam akademik tidak bisa melanjutkan pendidikannya dan menjadi petani karena faktor ekonomi, padahal jika orang-orang seperti Galang dapat melanjutkan pendidikan dan memiliki banyak ilmu pengetahuan yang bermanfaat pasti negeri ini dapat menjadi lebih baik.
Setiap pagi aku membantu ayah berkebun. Matahari hari ini sangat terik membuatku mulai kelelahan dan beristirahat duduk di pinggir kebun. Ku lihat semua pekerja tak kenal lelah membanting tulang untuk menghidupi keluarganya. Pemandangan ini membuat pikiranku melayang jauh pada pekerja yang menamai dirinya sebagai wakil rakyat. Muncul pertanyaan dalam benakku, apakah mereka pantas menyandang nama wakil rakyat? Apakah mereka tahu dan merasakan apa yang dirasakan oleh warga desa ini? Apakah penghasilan mereka sebanding dengan pengasilan kami? Jelas saja penghasilan mereka tidak sebanding dengan penghasilan warga desa ini yang telah bekerja dengan sangat keras tapi untuk membiayai anaknya sekolah saja tidak mampu. Ku layangkan pikiranku pada hukum negeri saat ini yang seperti pisau, tajam ke bawah dan tumpul ke atas ketika ku ingat pemuda pencuri sandal dihukum 5 tahun penjara sedangkan koruptor dapat hidup bebas. Lamunanku pecah ketika Ayah menghampiriku dan duduk di sampingku.
“Capek Zul?” Tanya Ayah.
“Iya”
“Tapi kamu tidak boleh capek untuk meraih masa depanmu” Ayah menatapku.
“Zul bisa tidak ya masuk ITB?” Aku menatapnya juga.
“Yang penting bukan masalah kamu masuk atau tidak, sekarang yang harus kamu lakukan yaitu kamu bersungguh-sungguh berusaha untuk mewujudkan mimpimu, karena usaha yang kamu lakukan untuk mewujudkan mimpimu itu lebih penting dan lebih berharga daripada ketika kamu mencapai mimpi itu, yakinlah pada prinsip itu Zul” Ayah menepuk punggungku.
“Iya” Aku mengangguk dan tersenyum padanya.
Hari ini aku akan menghadapi ujian masuk universitas negeri. Aku mendaftar di ITB dan tidak melirik universitas negeri lainnya, keputusanku sudah bulat ketika Ayah menyarankan aku untuk mendaftar ke universitas negeri lainnya. Aku benar-benar ingin mengikuti jejak Tio. Sebenarnya aku tidak terlalu yakin dengan jawabanku namun aku tetap optimis untuk hasilnya nanti.
Setelah satu bulan tibalah hari pengumuman hasil ujian itu. Aku pergi ke warnet dan mengetikkan alamat website yang harus ku buka di komputer itu. Ku klik tanda masuk setelah mengetikan nama dan nomor peserta ujianku. Kemudian muncul kalimat “MAAF ANDA TIDAK LULUS”. Aku mencoba memasukkan nama dan nomor pesertaku berkali-kali namun tetap saja kalimat itu yang muncul. Akhirnya aku menyerah dan memutuskan untuk pulang.
Sesampainya di rumah, aku berlutut di ambang pintu ku tutup wajahku dengan kedua telapak tanganku. Aku malu terhadap Ayah, Resti, dan Galang yang sudah menungguku.
“Resti, Ayah, Galang, maafkan Zul. Zul tidak masuk ke ITB. Zul gagal Yah, Zul gagal!” Aku mencoba menahan kekesalan dan rasa bersalahku.
“Sudah Zul tak apa-apa, Ayah tidak marah kepadamu” Ayah dan Galang kini berada di sampingku.
“Iya Zul, saya juga tidak kecewa kepadamu” Galang mencoba membuat aku tenang.
Mereka begitu menyayangiku tetapi mengapa aku tidak bisa membuat mereka bahagia. Kalau saja aku pintar seperti Galang, aku pasti bisa masuk ITB. Namun aku hanyalah aku, bukan orang lain, bukan Galang yang pintar, bukan Tio yang sukses, bukan juga Ayah yang sangat tegar. Aku hanyalah Zulkifli yang lemah. Mulai saat itu aku belum siap berbicara dengan siapapun termasuk Ayah.
Saat makan malam, suasana berbeda sekali dari biasanya kini semuanya diam hingga sepi itu pecah oleh suara Ayah.
“Zul, kenapa kamu tidak mau bicara pada Ayah?” Ayah memulai perbincangan.
Cukup lama aku mempersiapkan kata-kataku.
“Zul malu. Zul gagal masuk ITB dan hanya bisa membuat semua orang kecewa” Kini aku berhenti makan.
“Gagal masuk ITB bukan berarti kamu mengecewakan semua orang”
“Seharusnya Zul mengikuti jejak Galang tidak mengikuti ujian itu. Percuma saja Ayah menyekolahkan Zul jika ditakdirkan menjadi petani kebun seperti semua warga desa ini”
“Kamu tidak boleh bicara seperti itu Zul, itu menyalahkan takdir namanya. Kamu tidak mengecewakan Ayah, Resti, dan Galang. Kamu hanya kecewa terhadap dirimu sendiri dan itu tidak baik” Ayah menatapku.
“Zul tidak bisa mewujudkan harapan untuk menjadi pengusaha sukses” Aku mulai meneteskan air mata lagi.
“Siapa bilang? Zul itu pengusaha sukses. Semua orang itu pengusaha sukses. Ayah, Resti, Galang, semuanya pengusaha sukses karena kita selalu berusaha untuk mencapai harapan dan cita-cita kita. Apalagi kamu Zul, Ayah tahu benar usahamu untuk mewujudkan cita-citamu itu. Kamu itu pengusaha sukses Zul, apa kamu tidak menyadari akan hal itu?”
Aku hanya bisa terdiam mendengar perkataan Ayah.
“Sukses bukan diukur dengan kekayaan dan harta benda Zul, kesuksesan itu dilihat dari bagaimana kita berusaha dan dapat berguna untuk orang banyak” Ayah melanjutkan. Setelah itu tidak terdengar suara apapun lagi, semuanya diam dan melanjutkan makan malam.
Di dalam kamar aku merenungi perkataan Ayah. “Semua orang itu pengusaha sukses” kalimat itu terngiang-ngiang dalam pikiranku. Kemudian aku teringat pada perkataan Ayah tempo hari. “Yang terpenting adalah usaha bukan hasilnya”. Usaha dan pengusaha. Aku berkali-kali mengulang kata-kata itu, kemudian aku berpikir bahwa “pengusaha” itu hanyalah turunan dari kata dasarnya yaitu “usaha”, hanya saja dilengkapi dengan imbuhan Peng- “Peng + Usaha = Pengusaha”. Tentu saja itu benar, pengusaha memang berasal dari kata dasar usaha. Hingga akhirnya aku menyadari bahwa aku sudah menjadi pengusaha sukses selama ini karena aku telah berusaha untuk mewujudkan mimpiku meskipun mimpiku tidak benar-benar terwujud.
Aku bersiap membantu Ayah bekerja di kebun hari ini. Di jalan aku memulai perbincangan.
“Ayah, terimakasih banyak karena telah menyadarkan Zul”
“Menyadarkan apa?” Tanya Ayah.
“Ayah benar mengenai perkataan Ayah bahwa semua orang itu adalah pengusaha sukses” Aku menjelaskan.
“Oh, memang benar Zul dan kamu salah satunya” Ayah tersenyum dan menepuk pundakku
“Ayah kenapa dapat tegar sekali menghadapi hidup ini?” Aku bertanya pada Ayah.
“Karena Ayah yakin dibalik semua cobaan akan selalu ada hikmah dan selalu ada jalan dari Yang Maha Kuasa untuk menjalani semuanya, kamu juga kan?”
“Iya, Zul yakin”
“Kamu juga belum membuang harapan kamu untuk menjadi seperti Tio kan?” Ayah bertanya padaku.
“Belum, Zul akan terus berusaha” Aku berkata dengan percaya diri.
“Bagus Zul!” Ayah menepuk punggungku.
Semua orang adalah pengusaha sukses bukan dilihat dari pekerjaan, harta, atau penampilannya melainkan dari usahanya untuk mencapai cita-citanya. Sebagai pemuda Indonesia masa depan, aku akan terus menjadi pengusaha yang selalu berusaha untuk mencapai dan mewujudakan harapanku yang kini tengah berkecamuk dalam pikiranku. Akulah pengusaha muda, yang akan berusaha untuk membuat banjir tidak melanda desanya lagi, membuat perekonomian desanya menjadi lebih baik, membuktikan bahwa kami memang hidup di negara yang kaya raya, menegakkan keadilan hukum di negeri ini, membahagiakan semua orang, dan selalu berusaha mewujudkan mimpi dan cita-citanya.
Manusia dapat bertahan sampai satu hari tanpa air di daerah gurun yang paling panas, tetapi tanpa udara manusia hanya bertahan beberapa menit saja. Jadi tentu bisa disimpulkan sendiri betapa pentingnya udara bagi kehidupan di bumi. Karena tanpa udara, maka manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan tidak dapat hidup. Udara untuk kehidupan sehari-hari terdapat di atmosfer.
Atmosfer juga berfungsi sebagai payung atau pelindung kehidupan di bumi dari radiasi matahari yang kuat pada siang hari dan mencegah hilangnya panas ke ruang angkasa pada malam hari. Atmosfer juga merupakan penghambat bagi benda-benda angkasa yang bergerak melaluinya sehingga sebagian meteor yang melalui atmosfer akan menjadi panas dan hancur sebelum mencapai permukaan bumi. Lapisan atmosfer merupakan campuran dari gas yang tidak tampak dan tidak berwarna.
Bumi memiliki seluruh sifat yang diperlukan bagi kehidupan. Salah satunya adalah keberadaan atmosfer yang berfungsi sebagai lapisan pelindung yang melindungi makhluk hidup. Fakta yang kini telah diterima bahwa atmosfer terdiri dari lapisan-lapisan berbeda yang tersusun secara berlapis, satu di atas yang lainnya. Persis sebagaimana dipaparkan dalam Al- Qur’an, atmosfer terdiri dari tujuh lapisan. Ini pastilah salah satu keajaiban Al-Qur’an.
Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapis. "Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (Al-Qur''an, 2:29) "Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya." (Al-Qur''an, 41:11-12). Kata "langit", yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Al-Qur’an, digunakan untuk mengacu pada "langit" bumi dan juga keseluruhan alam semesta. Dengan makna kata seperti ini, terlihat bahwa langit bumi atau atmosfer terdiri dari tujuh lapisan.
Saat ini benar-benar diketahui bahwa atmosfer bumi terdiri atas lapisan-lapisan yang berbeda yang saling bertumpukan. Lebih dari itu, persis sebagaimana dinyatakan dalam Al- Qur’an, atmosfer terdiri atas tujuh lapisan. Dalam sumber ilmiah, hal tersebut diuraikan sebagai
berikut :
Para ilmuwan menemukan bahwa atmosfer terdiri diri beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam ciri-ciri fisik, seperti tekanan dan jenis gasnya. Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi disebut TROPOSFER. Ia membentuk sekitar 90% dari keseluruhan massa atmosfer. Lapisan di atas troposfer disebut STRATOSFER. LAPISAN OZON adalah bagian dari stratosfer di mana terjadi penyerapan sinar ultraviolet. Lapisan di atas stratosfer disebut MESOSFER. TERMOSFER berada di atas mesosfer. Gas-gas terionisasi membentuk suatu lapisan dalam termosfer yang disebut IONOSFER. Bagian terluar atmosfer bumi membentang dari sekitar 480 km hingga 960 km. Bagian ini dinamakan EKSOSFER. . (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 319322)
*** Keajaiban AlQuran ***
Sumber : http://id.shvoong.com/exact-sciences/1664199-lapisan-lapisan-atmosfer/#ixzz1W7ktGqm1
Definisi
Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam, serta kelap-kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya.
Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet.
Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar.
Gambar 2. Lapisan Atmosfer
(Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Atmosfer)
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Atmosfer
Komposisi Atmosfer
Atmosfer tersusun oleh:
Nitrogen (N2) = 78 %
Oksigen (O2) = 21 %
Argon (Ar) = 1%
Air (H2O) = 0-7%
Ozon (O3) = 0-0,1%
Gambar 3. Komposisi Gas Penyusun Atmosfer
(Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Atmosfer)
Kondisi dan manfaat gas dalam atmosfer antara lain :
1.Nitrogen (N2) jumlahnya paling banyak, meliputi 78 bagian. Nitrogen tidak langsung bergabung dengan unsur lain, tapi merupakan bagian dari senyawa organik.
2.Oksigen (O2) sangat penting bagi kehidupan, yaitu untuk mengubah zat makanan menjadi energi hidup.
3.Karbon dioksida (CO2) menyebabkan efek rumah kaca (greenhouse) transparan terhadap radiasi gelombang pendek dan menyerap radiasi gelombang panjang. Dengan demikian kenaikan kosentrasi CO2 di dalam atmosfer akan menyebabkan kenaikan suhu di bumi.
4.Ozon (O3) adalah gas yang sangat aktif dan merupakan bentuk lain dari oksigen. Gas ini terdapat pada ketinggian antara 20 hingga 30 km. Ozon dapat menyerap radiasi ultra violet yang mempunyai energi besar dan berbahaya bagi tubuh manusia.
Salah satu unsur yang penting dalam atmosfer adalah uap air. Uap air (H2O) sangat penting dalam proses cuaca atau iklim, karena dapat merubah fase (wujud) menjadi fase cair, atau fase padat melalui kondensasi dan deposisi.Uap air merupakan senyawa kimia udara dalam jumlah besar yang tersusundari dua bagian hidrogen dan satu bagian oksigen. Uap air yang terdapat diatmosfer merupakan hasil penguapan dari laut, danau, kolam, sungai dantranspirasi tanaman.
Atmosfer selalu dikotori oleh debu. Debu adalah istilah yang dipakai untuk bendayang sangat kecil sehingga tidak tampak kecuali dengan mikroskop. Jumlahdebu berubah-ubah tergantung pada tempat. Sumber debu beraneka ragam,yaitu asap, abu vulkanik, pembakaran bahan bakar, kebakaran hutan, smogdan lainnya. Smog singkatan dari smoke and fog adalah kabut tebal yang seringdijumpai di daerah industri yang lembab. Debu dapat menyerap, memantulkan,dan menghamburkan radiasi matahari. Debu atmosferik dapat disapu turun kepermukaan bumi oleh curah hujan, tetapi kemudian atmosfer dapat terisi partikeldebu kembali. Debu atmosfer adalah kotoran yang terdapat di atmosfer.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Atmosferelcom.umy.ac.id/.../file./ATMOSFER%20(Cuaca%20dan%20Iklim).pdf
Apakah anda tau apa itu troposfer ? Troposfer adalah lapisan atmosfer paling bawah dengan ketinggian 8 km di daerah kutub dan 18 km di daerah khatulistiwa. Keadaan temperaturnya pada batas lapisan ini mencapai -57oC sampai -62oC.
Lapisan ini campuran gasnya paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi. Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yang paling tipis (kurang lebih 15 kilometer dari permukaan tanah). Dalam lapisan ini, hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu yang mendadak, angin tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari berlangsung. Suhu udara pada permukaan air laut sekitar 27oC dan semakin naik ke atas, suhu semakin turun. Dan setiap kenaikan 100m suhu berkurang 0,61 derajat Celsius (sesuai dengan Teori Braak). Pada lapisan ini terjadi peristiwa cuaca seperti hujan, angin, musim salju, kemarau, dsb.
Ketinggian yang paling rendah adalah bagian yang paling hangat dari troposfer, karena permukaan bumi menyerap radiasi panas dari matahari dan menyalurkan panasnya ke udara. Biasanya, jika ketinggian bertambah, suhu udara akan berkurang secara tunak (steady), dari sekitar 17℃ sampai -52℃. Pada permukaan bumi yang tertentu, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi dapat menyebabkan anomali terhadap gradien suhu tersebut.
Di antara stratosfer dan troposfer terdapat lapisan yang disebut lapisan Tropopause, yang membatasi lapisan troposfer dengan stratosfer atau batas yang menandai berakhirnya penurunan suhu.
Sumber : http://waterforgeo.blogspot.com/2011/03/atmosfer.html
Stratosfer terletak di atas troposfer sampai ketinggian 50 km, stratosfer lebih tebal di daerah kutub dan kadang-kadang tidak terdapat di khatulistiwa. Di lapisan ini konsentrasi ozon (O3) paling besar, yaitu di di dekat batas terluar lapisan. Seperti yang kita ketahui lapisan ozon berfungsi sebagai pelindung bumi dari pancaran sinar ultraviolet berlebih dari matahari . Dan seperti yang kita sudah ketahui lapisan ozon saat ini berlubang diakibatkan karna pemanasan global oleh tangan-tangan manusia yang berusaha mengambil kentungan pribadi dari alam. Temperatur pada lapisan ini naik 55oC . Penanda akhir dari lapisan ini adalah stratopause yang memisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya.
Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11 km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu -70oF atau sekitar -57oC. Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yang tertentu. Disini juga tempat terbangnya pesawat. Awan tinggi jenis cirrus kadang-kadang terjadi di lapisan paling bawah, namun tidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini.
Dari bagian tengah stratosfer keatas, pola suhunya berubah menjadi semakin bertambah semakin naik, karena bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon yang bertambah. Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar 18oC pada ketinggian sekitar 40 km.
Sumber : http://waterforgeo.blogspot.com/2011/03/atmosfer.html
Kurang lebih 25 mil atau 40km diatas permukaan bumi terdapat lapisan transisi menuju lapisan mesosfer. Pada lapisan ini, suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah, sampai menjadi sekitar -143oC di dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu kurang lebih 81 km diatas permukaan bumi. Suhu serendah ini memungkinkan terjadi awan noctilucent, yang terbentuk dari kristal es.
Mesosfer terletak di atas stratosfer pada ketinggian 50-75 km. Temperatur di lapisan ini mula-mula naik, tetapi kemudian turun dan mencapai -72oC di ketinggian 75 km. Penurunan suhu di lapisan ini adalah setiap naik 100 m temperatur turun 0,4oC. Di lapisan ini sebagian meteorid terbakar, di lapisan ini juga terdapat Radiosonde. Batas yang menandakan berakhirnya lapisan ini adalah mesopause.
Sumber : http://waterforgeo.blogspot.com/2011/03/atmosfer.html
Termosfer terletak di atas mesosfer dengan ketinggian sekitar 75 km sampai pada ketinggian sekitar 650 km. Dinamai termosfer karena terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu sekitar 1982oC. Perubahan ini terjadi karena serapan radiasi sinar ultraviolet. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer, yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh.
Lapisan paling bawah di termosfer adalah ionosfer. Kenapa ionosfer bukan termasuk ke lapisan atmosfer ? Karena ionosfer adalah bagian atmosfer yang terionisasi matahari. Lapisan atmosfer ini dibagi berdasarkan suhu arah vertikal sedangkan, ionosfer tidak terdapat didalamnya. Ionosfer ini memiliki ketinggian 75-375 km. Di dalam ionosfer gas-gas mengalami ionisasi.
Lapisan ionosfer ini juga merupakan lapisan pelindung Bumi dari batu meteor yang berasal dari luar angkasa karena ditarik oleh grafitasi bumi, di lapisan ionosfer ini batu meteor terbakar dan terurai, jika sangat besar dan tidak habis dilapisan udara ionosfer ini maka akan jatuh sampai kepermukaan Bumi yang disebut Meteorit. Di lapisan ini juga sering terlihat Aurora yang dikenal juga dengan cahaya utara atau cahaya selatan.
Ionosfer dibagi menjadi tiga lapisan lagi, yaitu :
1.Lapisan udara terletak antara 80 – 150 km dengan rata-rata 100 km dpl. Lapisan ini tempat terjadinya proses ionisasi tertinggi. Lapisan ini dinamakan juga lapisan udara KENNELY dan HEAVISIDE dan mempunyai sifat memantulkan gelombang radio. Suhu udara berkisar -70°C sampai +50°C.
2.Lapisan udara F Terletak antara 150 – 400 km. Lapisan ini dinamakan juga lapisan udara APPLETON.
3.Lapisan udara atom. Pada lapisan ini, materi-materi berada dalam bentuk atom. Letaknya lapisan ini antara 400 – 800 km. Lapisan ini menerima panas langsung dari matahari, dan diduga suhunya mencapai 1200°C.
Sumber : http://waterforgeo.blogspot.com/2011/03/atmosfer.html
Eksosfer terletak di atas lapisan termosfer dan merupakan lapisan paling atas dari atmosfer sampai pada ketinggian yang tidak diketahui. Oleh karena itu, tidak ada batas yang jelas antara eksosfer dan luar angkasa. Adanya refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik. Cahaya matahari yang dipantulkan tersebut juga disebut sebagai cahaya Zodiakal.
Disini kita bisa melihat peran lapisan atmosfer yaitu memantulkan gelombang elektronegatif untuk nanti diproses kembali oleh manusia dengan bantuan telepon genggam dan alat-alat elektronik lainnya.